Meski pendaftaran CPNS kini sudah mulai dilakukan secara daring (online), sejumlah pelamar mempertanyakan penggunaan metode konvensional yang masih diberlakukan dalam proses seleksi. Salah satu contohnya adalah kewajiban membuat surat lamaran dengan tulisan tangan dan mengirimkan berkas fisik melalui PT Pos Indonesia.
"Kalau pendaftarannya sudah online, kenapa surat lamaran tidak bisa diketik dan dikirim via email saja?" ujar seorang pendaftar yang enggan disebutkan namanya. Ia menilai prosedur tersebut tidak efisien dan bertolak belakang dengan semangat digitalisasi yang digaungkan pemerintah.
Pemerintah beralasan penggunaan email dikhawatirkan rentan terhadap pemalsuan dokumen. Namun sejumlah pihak menilai, kekhawatiran ini dapat diatasi dengan mewajibkan peserta membawa dokumen asli dan salinan legalisir saat ujian berlangsung.
“Kalau tujuannya untuk memastikan keaslian dokumen, verifikasi bisa dilakukan saat ujian dengan mencocokkan dokumen digital dan fisik,” lanjutnya.
Ia juga berharap pemerintah mulai melirik sistem rekrutmen berbasis teknologi, seperti yang dilakukan negara-negara maju. "Di Jepang, internet sudah menjadi bagian dari sistem rekrutmen. Kita seharusnya bisa belajar dari sana."
Di tengah harapan akan efisiensi dan modernisasi sistem, para pelamar tetap berharap proses seleksi tahun ini berjalan adil dan bersih dari praktik politik uang. “Semoga yang terbaik yang terpilih,” pungkasnya.
menurut saya, tulisan tangan itu ada benarnya,,,mngkin para perekrut cpns bisa melihat kepribadian penulis sesungguhnya lwt hasil tulisan tangan,,,sebelum para perekrut melo2skan calon peserta tersebut...
BalasHapusselain menyeleksi lwt hsl ujian LJK,,para perekrut cpns bisa menyeleksi lwt hasil tulisan tangan,,,agar bs diketahui pantaskah calon peserta tersebut dinyatakan lo2s atau ga...mngkin manfaat surat lamaran yg ditulis tangan seperti itu....cz dilihat dr ilmu psikologi tulisan tanganlah salah satunya untuk bs melihat kepribadian seseorg...begitulah menurut saya....tapi kenyataannya biasanya calon peserta cpns yg lo2s msh banyak yg menggunakan cara dalam ( sogok'an_b.Jawa )....hehehheh
(Srimuliani Handoyokusumo; Lolos PNS Guru di lingkungan Kemenag Berau)
BalasHapusBerawal dari keinginan kuat untuk mengikuti test tertulis CPNS yang dilaksanakan oleh PEMDA Berau dimana saya tinggal, saya pun ikut berpartisipasi mengkutinya. Namun sebenarnya bukan sekedar hanya berpartisipasi tapi terlebih saya memang berkeinginan untuk menjadi seorang PNS. Waktu pun terus berjalan, karena tertanggal 5 Desember 2013 yang lalu saya pun mengikuti Test CPNS yang diselenggarakan oleh PEMDA Berau dengan harapan yang maksimal yaitu menjadi seorang PNS. Kini tanggal 18 Desember 2013, pengumuman test kelulusan tertulis itu diumumkan. Dengan sedikit rasa was-was dan bercampur tidak karuan menyelimuti pikiranku. Rasa pesimisku memang timbul, karena pengumuman yang di informasikan adalah tertanggal 11 Desember 2013 namun di undur tanggal 18 Desember 2013. Dengan mengucapkan BISMILLAH, aku pun masuk ke halaman kantor BKD untuk melihat hasil pengumuman test tertulis CPNS. Dan Syukur Alhamdulillah saya pun LULUS diurutan ke 3 dari 1 formasi yang aku ikuti di Kabupaten Berau Kalimantan Timur. Dan berikut peringkat screen shoot yang saya jepret menggunakan Ponsel kesayangku.
Puji Syukur tak henti-hentinya aku panjatkan ke Hadirat Allah SWT, atas rezeki yang diberikan kepadaku. Semua hasil ini saya ucapkan terimakasih kepada :
1. ALLAH SWT; karena KepadaNya kita mengemis dan memohon.
2. Suami dan Anak [DikMa]; Dukungan Do’anya sangat berharga dalam pencapaian saat ini.
3. Orang Tua, Saudara-saudaraku; Tetap mensupport aku selama 3 bulan terakhir ini, terimakasih Mama, terima kasih Kakak Perempuan ku, terima kasih Kakak Laki-laki ku tak terlepas juga buat teman-temanku terimakasih semuanya.
4. Terimakasih untuk khususnya Bpk.IR.AGUS SUTIADI M.SI beliau selaku petinggi BKN PUSAT,dan dialah membantu kelulusan saya selama ini,alhamdulillah SK saya tahun ini bisa keluar.anda ingin LULUS seperti saya silahkan anda hubungi nomor bpk IR.AGUS SUTIADI M.SI,0852-3687-2555.