Rasa senang dan kecewa langsung bercampur. Ini adalah surat pertama saya dari raksasa mesin pencari itu, tapi ternyata datangnya telat. Tetap saja, rasa penasaran mengalahkan semuanya. Saya gunting amplop di bagian pinggir, membukanya perlahan, dan membaca isi suratnya dengan penuh antusias.
Ternyata isinya adalah voucher iklan gratis Google Adwords senilai Rp400.000. Namun rasa kecewa kembali datang setelah membaca bahwa nilai penuh voucher hanya berlaku jika ditukarkan sebelum 31 Oktober 2010. Jika ditukarkan setelah tanggal tersebut, nilainya turun menjadi Rp250.000 dan hanya berlaku sampai 12 November 2010.
Mengingat jaringan internet Flexinet di rumah sudah sebulan belakangan bermasalah, saya pun memutuskan untuk segera pergi ke warnet esok harinya. Tak bisa menunda lagi, karena hari itu adalah batas terakhir penukaran voucher.
Dari pengalaman ini, saya ingin menyampaikan sedikit pesan untuk Pak Pos—kalau bisa, surat yang datang tolong segera disampaikan. Mungkin kali ini hanya soal voucher, tapi bagaimana jika surat itu menyangkut dokumen penting yang tak boleh terlambat? Bisa jadi fatal akibatnya.
Menurut Q, yg salah bkn Pak PosY kale..justru Pak PosY tu baik..
BalasHapusYg salah tuh,,PENGIRIMnya...kyke disengaja deh..cz biasaY klo berhub.dgn hadiah biasaY emg sengaja diterlambatkan...dlu Q jg prnh dpt surat kyk gt..terlambat ga tanggung2 hadiahY klo hny 400.000,bhkn lebih,,trus q urus smpe kJkrta demi mndptkn hak q...tp semua sia2..dasar bukan rejeki kale...
nah,,saran Q nich...kalo ngirim surat PENTING di kantor pos..pke aja yang TERCATAT/KILAT,spy klo emg ga terkirim/trlmbt,bs nuntut kantor posY selagi ad bukti terlampir..ato bs dCek di http://www.posindonesia.co.id. okey...