Ayam ini adalah satu dari sedikit hewan peliharaan yang memiliki tempat khusus di hati saya. Bentuknya memang sekilas biasa, tapi coba lihat lebih dekat. Ia punya lima jari di masing-masing kakinya—jumlah yang tak lazim untuk seekor ayam. Posisi jarinya pun menyebar tidak seperti ayam pada umumnya. Inilah yang membuatnya terlihat begitu unik.
Saya memeliharanya sejak masih kecil. Waktu itu, anak ayam ini baru menetas sekitar seminggu saat induknya mati karena terserang penyakit musiman. Sejak itu, saya yang merawatnya, bersama beberapa saudara ayamnya. Sayangnya, dari banyak yang menetas saat itu, satu per satu mati karena berbagai sebab—dimakan musang, tertabrak motor, hingga jatuh sakit.
Kini, hanya dua ekor yang bertahan hidup. Dan dari keduanya, hanya ayam ini yang benar-benar berbeda. Ia satu-satunya yang memiliki sepuluh jari. Sesuatu yang sangat langka di antara ayam peliharaan biasa. Melihat keunikannya, saya sempat berpikir, mungkin ada orang di luar sana yang berminat memeliharanya juga.
Ada yang tertarik?



Tidak ada komentar:
Posting Komentar