Tepat pada 25 Oktober 2008 yang lalu, saya resmi melepaskan status mahasiswa melalui prosesi wisuda. Tanpa terasa, sang waktu terus bergulir dan kini bulan Oktober kembali menyapa. Itu artinya, genap satu tahun sudah saya meninggalkan kampus tercinta untuk memulai petualangan di "dunia yang sebenarnya".
Setahun berlalu, namun rasa rindu terhadap masa-masa perkuliahan sering kali muncul secara tiba-tiba. Saya merindukan rutinitas pagi: tiba di kampus pukul tujuh dan pulang pukul dua siang. Meski jadwal kuliah kami sering kali diguraukan oleh teman-teman menyerupai jadwal sekolah di "SMK 72" karena jam masuk yang sangat pagi, justru itulah bagian dari sejarah hidup yang tak mungkin terlupakan.
"Menjadi mahasiswa bukan sekadar soal bangku kelas, melainkan tentang banyaknya sahabat dan luasnya cakrawala pemikiran yang didapat dari berorganisasi."
Keinginan untuk kembali menyandang status mahasiswa memuncak saat saya berkunjung ke kampus Polines dan Undip di Tembalang pada 20 Oktober 2009 kemarin. Melihat para mahasiswa berjalan membawa tas dan buku, ada rasa iri yang positif. Betapa nikmatnya bisa kembali duduk manis mendengarkan paparan materi dari Bapak atau Ibu dosen di dalam kelas.
Ya Allah, kabulkanlah doa hamba-Mu ini. Semoga tahun depan hamba bisa kembali mengenyam bangku pendidikan tanpa harus meninggalkan pekerjaan, sehingga biaya kuliah nantinya dapat hamba tanggung sendiri tanpa membebani orang tua. Amin.
Oktober 2009
Tidak ada komentar:
Posting Komentar