Cari Blog Ini

Selasa, 01 April 2008

Ziarah Wali: Jejak Spiritual PMII Galang Sewu

 Selasa, 01 April 2008
Catatan Perjalanan

Mengenang jejak para wali dan mempererat persaudaraan kader Galang Sewu.

Semarang, 29 Maret 2008 — Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Galang Sewu menggelar kegiatan tahunan ziarah waliullah yang bertujuan meningkatkan keimanan dan ketakwaan para kader. Kegiatan ini juga sebagai pengingat akan kematian, yang menjadi keniscayaan bagi setiap makhluk hidup.

Ziarah dimulai Sabtu pagi dengan titik kumpul di Wisma Pergerakan PMII Galang Sewu, Jalan Tembalang Baru III No. 106. Rombongan berangkat pukul 10.30 WIB dan mengawali perjalanan dengan berziarah ke makam Kyai Galang Sewu di kawasan Universitas Diponegoro, Tembalang. Kyai Galang Sewu dikenal sebagai panglima perang Pangeran Diponegoro dan tokoh penting di wilayah Tembalang. Namanya kemudian diabadikan menjadi nama pondok pesantren, jalan, hingga nama komisariat PMII di Politeknik Negeri Semarang.

Sekitar pukul 11.00 WIB, ziarah dilanjutkan ke Masjid Agung Demak. Di sana, rombongan menunaikan salat Dzuhur, lalu berziarah ke makam Raden Patah serta mengunjungi museum di kompleks masjid. Museum tersebut menyimpan berbagai benda bersejarah, termasuk potongan kayu asli penyangga masjid.

Perjalanan kemudian diteruskan ke makam sahabat Ulin, seorang alumni PMII Galang Sewu yang wafat pada pertengahan 2005. Meski cuaca mendung, suasana tetap khidmat. Tak jauh dari lokasi tersebut, rombongan juga menyempatkan diri berziarah ke makam Sunan Kalijogo di Kadilangu, Demak.

Namun, saat melintasi Kota Kudus, tepatnya dekat Mall Matahari, rombongan sempat menghadapi kendala. Truk yang membawa rombongan dihentikan polisi karena dianggap melanggar aturan lalu lintas, di antaranya tidak membawa SIM dan memasuki jalur terlarang. Tilang sebesar Rp170.000 dikenakan kepada sopir, yang sempat menguras anggaran perjalanan.

Setelah negosiasi, rombongan diberi petunjuk jalan menuju STAIN Kudus dan tiba menjelang waktu Maghrib. Rombongan disambut hangat oleh sahabat-sahabati PMII Sunan Kudus. Acara dilanjutkan dengan salat Maghrib berjamaah, pembukaan studi banding, tahlilan, makan malam, serta diskusi bersama Mustakim, mantan Ketua PMII Cabang Kudus. Kegiatan berlangsung hingga pukul 22.20 WIB dan dilanjutkan dengan istirahat di rumah sahabati Nana, yang berlokasi dekat Masjid Menara Kudus.

Esok harinya, agenda ziarah dilanjutkan ke makam Sunan Kudus dan Sunan Muria. Perjalanan menuju Sunan Muria cukup melelahkan karena harus menapaki ratusan anak tangga. Beberapa peserta terpaksa berhenti di tengah perjalanan. Di puncak makam, rombongan sempat bingung karena kehilangan jejak salah satu sahabat, Nita. Setelah dicari, ternyata Nita telah selesai berziarah tanpa memberi kabar.

Usai dari makam Sunan Muria, sebagian rombongan hendak melanjutkan ke obyek wisata Air Terjun Montel yang tak jauh dari lokasi. Namun, niat tersebut gagal karena adanya pungutan masuk sebesar Rp5.000 per orang yang sebelumnya tidak diberlakukan. Akhirnya, rombongan memilih langsung kembali ke Semarang.

Perjalanan pulang terhambat kemacetan panjang akibat kerusakan jalan di wilayah Demak dan Kudus yang terkena dampak banjir. Rombongan tiba kembali di Semarang pukul 20.00 WIB dengan selamat. Meski melelahkan, perjalanan ini membawa kesan mendalam dan mempererat ukhuwah antar kader PMII.

logoblog

Thanks for reading Ziarah Wali: Jejak Spiritual PMII Galang Sewu

Previous
« Prev Post
Oldest
You are reading the latest post

Tidak ada komentar:

Posting Komentar